November 7, 2011

roda nasib memang berputar


pernah kita sama sama susah
terperangkap didingin malam
terjerumus dalam lubang jalanan
digilas kaki sang waktu yang sombong
terjerat mimpi yang indah lelap

pernah kita sama-sama rasakan
panasnya mentari hanguskan hati
sampai saat kita nyaris tak percaya
bahwa roda nasib memang berputar
sahabat masing ingatkah kau

sementara hari terus berganti
engkau pergi dengan dendam membara di hati

cukup lama aku jalan sendiri
tanpa teman yang sanggup mengerti
hingga saat kita jumpa hari ini
tajamnya matamu tikam jiwaku
kau tampar bangkitkan aku sobat

[belum ada judul - iwan fals]

baru semalam cakap pasal ego. nah rasa sendiri hari ni. sengal betullah orang- orang 'dewasa' di sibu ni. tapi tak berani cakap sebab takut nanti kena batang hidung sendiri. cuma kelakar gaduh macam budak- budak. pleaselah

kak yan [bukan nama sebenar]satu hal dah tahu kak emy [bukan nama sebenar] memang benci betul kat kak nurul [bukan nama sebenar]. nak jugak ajak gi beraya sama- sama. habis rosak mood. aku pulak yang rasa bersalah kalau tahu awal- awal aku tak ajak kak emy

padahal kak yan dulu pon memang benci sangat dekat kak nurul. siap keluar dari rumah sewa sebab bencikan kak nurul. tapi lain pulak sekarang. mungkin kak yan seorang mudah maafkan orang tapi bukan kak emy. tolonglah sangat seksa saya

bila kak emy buat hal tunjuk rasa benci semua tanya aku. macam mana aku nak jawab. aku pon tak tahu. sikap manusia memang rumit

tolonglah jangan gaduh macam ni. tahun ni semua orang minta transfer. nanti bila dah dapat bukannya dapat jumpa lagi. apa salahnya kalau bermaafan dan berbaik- baik. malangnya aku paling 'muda' semua tak nak dengar aku. bagi mereka aku tak punya pengalaman tak tahu selok belok kehidupan. tak cukup ilmu untuk bagi peringatan

doa. itu saja yang aku dapat buat

No comments: